Pemain game open world terkadang melihat pohon, kendaraan, bangunan, rumput, atau karakter muncul secara mendadak saat karakter mendekati lokasi baru. Fenomena tersebut dapat mengganggu kenyamanan visual karena lingkungan berubah secara tiba-tiba. Sistem rendering, jarak pandang, kecepatan penyimpanan, dan kemampuan perangkat dapat memicu kondisi objek game muncul saat mendekat.
Developer memakai berbagai teknik untuk mengontrol jumlah objek dalam dunia permainan. Teknik tersebut membantu komputer menjaga performa saat game menghadirkan wilayah luas dengan banyak elemen visual.
Draw Distance Mengatur Jarak Pandang
Draw distance mengontrol jarak pandang dalam permainan. Game hanya memunculkan objek dalam jangkauan tertentu agar GPU tidak merender seluruh lingkungan secara bersamaan.
Saat karakter mendekati batas tersebut, game mulai memunculkan pohon, bangunan, kendaraan, dan berbagai elemen lain. Jarak pandang yang pendek dapat membuat kemunculan objek terlihat sangat jelas.
Pemain dapat menaikkan draw distance jika GPU masih mempunyai kemampuan yang cukup. Namun, jarak pandang yang terlalu luas dapat menambah beban GPU dan mengurangi FPS.
Sistem LOD Mengontrol Detail Objek
Game modern memakai Level of Detail atau LOD untuk mengurangi beban rendering. Sistem LOD memunculkan model sederhana saat kamera melihat objek dari jarak jauh. Sistem kemudian mengganti model tersebut dengan versi yang lebih detail saat karakter bergerak semakin dekat.
Perpindahan LOD yang terlalu cepat dapat membuat bentuk pohon, batu, bangunan, atau kendaraan berubah secara mencolok. Developer biasanya menentukan jarak pergantian model berdasarkan target performa dan kualitas visual.
Pengguna juga dapat mengunjungi petirrajazeus untuk mencari referensi lain mengenai platform hiburan berbasis game. Situs tersebut tidak mempunyai hubungan dengan pengaturan LOD ataupun sistem rendering dalam game.
Kecepatan Penyimpanan Memengaruhi Pemuatan Aset
Game mengambil tekstur, model 3D, dan aset lingkungan dari SSD atau HDD saat karakter memasuki wilayah baru. SSD mampu mengambil banyak file dengan lebih cepat daripada HDD.
Pergerakan karakter yang sangat cepat membuat game harus mengambil banyak aset dalam waktu singkat. Sistem mungkin membutuhkan beberapa saat untuk menyelesaikan proses tersebut sehingga game baru memunculkan objek saat karakter mencapai jarak tertentu.
RAM dan VRAM Menampung Data Game
Game memakai RAM untuk menampung berbagai data permainan. GPU juga memanfaatkan VRAM untuk menampung tekstur, model, dan informasi grafis.
Kapasitas memori yang kecil membuat game lebih sering mengganti aset lama dengan data baru. Proses tersebut dapat memperjelas kemunculan objek saat pemain menjelajahi area luas.
Pemain dapat mengurangi kualitas tekstur jika game memakai hampir seluruh kapasitas VRAM. Pemain juga dapat menutup browser, aplikasi perekam, dan program berat lainnya agar game memperoleh lebih banyak RAM.
Cara Pemain Mengurangi Object Pop-In
Pemain dapat menaikkan draw distance dan kualitas LOD secara bertahap sambil memantau FPS. Pemain juga dapat memindahkan game dari HDD ke SSD agar sistem mampu mengambil aset dengan lebih cepat.
Selain itu, pemain dapat memasang driver GPU versi terbaru dan menyisakan ruang kosong pada media penyimpanan. Pemain sebaiknya memilih konfigurasi grafis yang sesuai dengan kemampuan CPU, GPU, RAM, dan VRAM.
Kesimpulan
Game dapat memunculkan objek secara mendadak karena sistem harus mengontrol jarak pandang, detail model, penggunaan memori, dan pemuatan aset. Mekanisme tersebut membantu perangkat menjaga performa saat pemain menjelajahi dunia permainan yang luas.
Pemain dapat menaikkan jarak pandang, menyesuaikan LOD, memakai SSD, dan mengontrol penggunaan memori. Langkah tersebut dapat mengurangi object pop-in sekaligus membuat tampilan lingkungan terasa lebih konsisten.
